kisah ini kumulai saat aku masuk di salah satu smp favorit di kota semarang.
pada awal nya aku masih canggung untuk menanyai mereka, meskipun ku tahu mereka akan menjadi teman bersamaku untuk 3 tahun ini atau bahkan lebih, bahkan karena pandangan ku terhadap teman-teman baru ku ini mereka menganggap aku orang yang sombong dan centil, tapi setelah meraka tahu siapa diriku mugkin mereka menganggap aku orang yang cerewet dan GILA. :D
hari-hariku berlalu di kelas VIIE kelas yang cukup berarti, awal dari perjuanganku di sekolah ini, waktu berlalu, aku mulai terbiasa di lingkungan ini, bahkan aku mulai lirik-lirik dan menyukai salah satu kakak kelas ku. yang @tahun lebih tua dari ku. :P
mungkin aku memang GILA, namun memang jika di fikir secara logika yang aku rasakan memang aneh.
selain cerita ku itu, sering juga ada konflik antara aku dan teman-teman yang lain, tapi mungkin itu hal biasa, karena setiap persahabatan tak mungin terjadi tanpa sebuah konflik.
bulan demi bulan ku lalui, dan aku kini naik ke kelas VIII dan di tempatkan di kelas VIIIF, kelas yang tepat di depannya terdapat kantin, aku jarang bisa konsentrasi karena ada bau makanan yang membuatku kelaparanh :P
disini juga aku berkenalan dengan anak baru pindahan dari Cikampek, yang sampe sekarang menjadi sahabat ku, sahabat terbaikku. :D
dan kini kakak kelas yang kusukai di kelas VII itu sudah lulis dan masuk di slah satu SMA favorit juga. namun entah mengapa aku jadi bisa dekat dengannya, rasa nya bahagia tapi juga aneh, aku bingung sendiri dengan apa yang kurasakan, karena baru tahu pelajaran baru, ku pinjam saja buku kakak kelas itu, untuk embantuku agar aku lebih mudah belajar, sampai suatu hari, aku masih sangat mengingatnya hari itu adalah hari sabtu, aku memakai seragam bati dan aku janjian dengan kakak kelas itu, dan kami putuskan untuk pergi ke warnet saja. tapi di warnet kami hanya sebentar, dan disana tanpa sengaja aku bertemu dengan sahabatku. aku malu tapi juga senang tapi bingung juga, rasa yang aneh seperti permen nano nano :P
dan ketika pulang aku diatar oleh kakak kelas itu, ketika ditengah jalan ban motor yang kami naiki bocor.
dan akhirnya kami nyari tambal ban yang deket, kami menunggu cukup lama, disana aku ngobrol dengakn kakak kelas itu namun rasanya jadi aneh aku pun tak menyangka berada sedekat itu dengannya. ya Tuhan apakah ini mimpi???
namun hubungan ku dengan kakak kelas itu berjalan cukup singkat, oh ya aku bisa sedekat itu juga karena ada teman ku yang membantu ku.
setelah itu aku belahar seperti biasa, aku sadar bahwa sahabat ku itu lebih bermakna.
tak lama waktu berselang ada 2orang siswa baru pindahan lag, yang satu perempuan dan satu nya lagi laki laki,
dan di kelas 2 ini adalah waktu yang menyenangkan meskipun begitu banyak tugas, dan sangant melelahkan karena aku juga mengikuto bimbingan belajar di luar sekolah. dan ada satu tugas yang amat berat tapi asik yaitu tugas drama dan karya tulis ilmiah. pengalaman paling mengesankan di kelas VIII adalah kala ada karyta wisata Jakarta-Bandung.
pada awalnya aku duduk bukan dengan sahabatku, tapi pada akhirnya aku duduk dengan sahabatku juga, di tempat nomor 2 dr belakang. dan di kelas ini pun ada satu teman ku yang nama depannya sama seperti kakak kelas itu yang memberiku coklat dan ingin sku untuk jadi pacarnya, namun aku menolak, hehehe
sampai di Jakarta pun kami mendapat kamar yang berbeda, namun sepannhjang karya wisata aku selalu bersama nya,
ketika berada di Dufan Ancil setelah menaiki niagara dan kora-kora rasnya aku sudah tidak dapat menopamg tubuhku sendiri. hanya sahabatku yang menemaniku, bahkan dia juga tidak menaiki wahana demi menemaniku.
namun saat kelas 3 kelas kami berbeda tapi kami masih sering pulang bersama dengan satu lagi sahabat ku dari Sd yang dulu kepalanya pernah aku jitak sampai nangis.
di akhir semesteraku juga berkenalan dengan kakak kelas ku yang duduk di kelas IX, aku masih ingat pertama kali aku berkenalan dengannya di jejaring sosial facebook, aku coment pada note nya, dan kakak kelas itu ternyata satu bimbel denganku namun beda kelasa, dan entah bagaimana aku adi dekat dengannya tapi tidak sampai melampaui relationship
di kelas IX ini aku menempati kelas IX F lagi.. namun teman-temanya berbeda,kini aku mengenakan jilbab, pengen tobat hehehe dan aku lebih sering duduk dengan teman laki-laki ku yang amat pandai matematika dan fisika... tapi aku koq ga ketularan pintr ya? :D
bahkan terkadang dia emosi karena kau terlalu lemot. hihihi dan aku dipndah tempat duduk dengan nomor 33
laki-laki, agak menyebalkan, tapi juga seru menjadi teman.
disini juga aku menyukai orang yang sama dengan temanku, namun kami saling tau, kalu kami sama-sama menyukai orang itu. sampai pada suatu saat aku berpaling ke lain hati saat aku tau sifat asli orang itu, namun tak tau dengan temanku itu, yang aku tau aku lebih fokus belajar untuk menghadapi ujian.
dan diasaat aku mendapatkan teman yang baik, aku dan teman ku juga mendapat musush, sebenarnya kami tidak menganggapnya musuh, tapi dia yang mencari masalah dengan kami.
tray out demi tray iout kulaui, nilai ku tidak terlalu jelek namun tidak terlalu memuaskan, sedag-sedang saja.
di kelas IX ini huga banyak masalah yang ku hadapai, permusuhan, fitnah, kabar simpang siur, seperti badai yang kami lalui untuk sampai di tempat tujuan kami itu samakin berat.
dan pada sampai ujian nasional, aku optimis mendapat nilai yang bagus karena aku sudah belajar mati-matian selama ini,
namun saat menerima berita kelulusan hati ku hancur berkeping-keping,lebih sakit daripada aku patah hati nilai maksimal yang aku bayangkan selama ini, bukan nilai yang aku inginkan bahkan jauh dari yang ku harapkan, rasa nya diriku ini hatuh dari gungung yang tinggi ke dalam juram dan tubuhku hancur berkeping-keping namun aku tidak mati !
air mata ku tak bisa berhenti menetes nelihat hasil nilai ku itu. namun teman-teman terbaikku memberi ku semangat dan berkat merekan aku mampu berdiri dan bertumpu dengan kedua kaki ku lagi menata kepingan-kepingan harapan itu.
dan kini hidupku tetap berlanjut..
Dan berada di tempat yang sudah di ridhoi oleh Allah SWT
jadi ku tak pernah menyesal menjadid diri sendiri
tak pernh menyesal dengan apa yang pernah terjadi dan menjadi bagian hidupku, karena ku yakin suatu saat ini akan berbuah manis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar